Kawan seperjalanan, bila kita cerdas, maka sebetulnya perjalanan menuju-Nya haruslah ditempuh dengan bergegas. Sebab, dunia memang diciptakan untuk membuat kita tak pernah puas.
Kenapa ?
Supaya kita rindu akan “kampung halaman”yang kenikmatannya tiada tertara.
Menyesal tersematkan bagi mereka yang mengabdi kepada keberadaan yang tak abadi.
Berbahagialah bagi mereka yang bijaksana, yakni mereka yang meraih “disini”untuk merengkuh yang “disana”.
Ingatlah kawan, dunia terus berubah dan kemusnahan sudah pastilah.
Maka, lengkapilah diri ini dengan hati yg amanah agar kita bisa menyikapinya dengan sakinah, setiap kebaikan dan keburukan yg didalamnya hadirkan fitnah.
